Jadikan Allah Sebagai Penghibur Hati Yang Gundah..

Standar
Barangsiapa yang tidak terhibur dengan Allah,
maka tidak akan beroleh hiburan dari yang lain…

Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah pelipur duka lara orang yang beriman, hiburan orang yang taat, dan kecintaan orang yang ahli ibadah. Barang siapa yang terhibur dengan-Nya, maka ia akan terhibur dengan kehidupan ini, merasa bahagia dengan keberadaannya, dan merasa senang menghadapi hari-harinya. Hatinaya senantiasa tenang, jiwanya tenteram, dan dadanya lapang, karena di dalam kalbunya terukir kecintaan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Sifat-sifat Allah telah meresab dengan tenang dalam perasaannya dan asma-asma-Nya telah tergambar di hadapan matanya. Untuk itu dia selalu menghafal asma-asma-Nya, merenungi sifat-sifat-Nya, dan dalam kalbunya selalu teringat sifat yang Maha Pemurah, Yang Maha Penyayang, Yang Maha Terpuji, Yang Maha Penyantun, Yang Maha Baik, Yang Maha Lembut, Yang Maha Mulia, Yang Maha Membalas kebaikan, Yang Maha Besar, Yang Maha Memberi. Karenanya tergugahlah rasa kerinduan kepada Yang Maha Pencipta, rasa cinta kepada Yang Maha Besar, dan merasa dekat kepada Yanga Maha Mengetahui…

Sesungguhnya kedaekatan Allah kepada hamba-Nya pasti akan menumbuhkan hamba yang bersangkutan rindu kepada-Nya, merasa gembira dengan pertolongan-Nya, dan senang dengan perhatian-Nya…

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang mendoa apabila ia berdoa kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (QS. 2:186)

Sesungguhnya sikap merasa terhibur dengan Allah tidak datang begitu saja tanpa penyebab dan tidak pula dapat diraih tanpa susah payah. Bahkan ia merupakan buah ketaatan dan kesimpulan dari mahabbah ( rasa cinta ). Untuk itu barangsiapa yang taat kepada Allah dan menjalankan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya serta benar dalam cintanya kepada-Nya, niscaya dia akan menemukan hiburan sebagai sesuatu hal yang didambakan, dan merasa dekat dengan-Nya sebagai suatu kebahagiaan yang tiada tara…

Keindahan yang sebenarnya adalah keindahan iman
Kecantikan yang sebenarnya adalah kecantikan etika…
Dan kebaikan yang sebenarnya adalah kebaikan jiwa.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s